Semangat gotong royong warga Desa Lebak Kepuh, Kecamatan Lebak Wangi, Kabupaten Serang patut diacungi jempol. Lewat momen Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM), warga bareng pemerintah desa kompak bergerak bersama. Bukan soal infrastruktur jalan, kali ini fokus utama gerakan difokuskan pada kebersihan lingkungan pemukiman sehat dan penguatan basis data administrasi desa yang tertib.
Foto: Kepala Desa Saefudin memimpin jalannya dialog bersama tim lintas sektoral Kabupaten Serang dan jajaran Kepolisian.
Aksi Nyata Kebersihan: Gerakan Mandiri dari Depan Rumah Warga
Inti dari kegiatan kebersihan pada BBGRM kali ini dimulai dari area terkecil, yaitu halaman rumah masing-masing. Warga punya komitmen bersama untuk rutin menyapu halaman, merapikan tanaman, and memastikan parit atau saluran air di depan rumah bebas dari sumbatan sampah. Selain itu, pembersihan fasilitas umum seperti area sekitar posyandu dan kantor desa dilakukan secara berkala demi mewujudkan lingkungan yang sehat dan bebas dari sarang penyakit musiman.
Tertib Hukum dan Data Administrasi Lewat Dokumen SK Kades
Biar semua aksi sosial ini berjalan lancar dan terarah, **Kepala Desa Lebak Kepuh, Saefudin**, memastikan seluruh penggerak kegiatan memiliki dasar hukum yang jelas. Ketertiban administrasi ini diwujudkan melalui kelengkapan **Dokumen Surat Keputusan (SK) Kepala Desa** yang mempertegas fungsi data kepengurusan lembaga desa.
Melalui validasi data SK ini, perangkat kewilayahan seperti **Pak Rusdi selaku Ketua RT 001** memiliki legalitas resmi untuk mengorganisir warganya secara sah. Begitu juga dengan data SK pengurus TP PKK, kader Posyandu, hingga manajemen BUMDes yang diperbarui agar tata kelola pemerintahan desa semakin transparan dan akuntabel.
Sinergi Data BUMDes, PKK, dan Posyandu dalam Mendukung Program
Aksi kebersihan ini kian solid berkat dukungan data riil di lapangan. Tim Penggerak PKK desa aktif menggunakan data dasawisma untuk memetakan rumah tangga yang memerlukan edukasi sanitasi lingkungan. Di sisi lain, para kader Posyandu menyinkronkan data kesehatan balita dan lansia dengan gerakan kebersihan pemukiman demi mencegah stunting dan penyakit menular.
Sementara itu, Badan Usaha Milik Desa (**BUMDes**) Lebak Kepuh ikut andil merapikan data aset desa dan potensi ekonomi lokal. BUMDes memastikan kawasan pusat ekonomi desa tetap bersih dan tertata rapi melalui pengelolaan sampah yang terstruktur.
Foto: Antusiasme kader kesehatan dan emak-emak TP PKK Desa Lebak Kepuh dalam menyimak sosialisasi lintas sektoral.
Dukungan Penuh Instansi Kabupaten, Kepolisian, dan Pesan Penting Pendidikan DPMD
Kombinasi aksi kebersihan dan tertib data administrasi di Lebak Kepuh menarik perhatian besar dari berbagai instansi lintas sektoral. Dalam agenda monitoring lapangan, hadir **tim perwakilan pejabat dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Serang**, **Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)**, **Dinas Kesehatan (Dinkes)**, serta **pihak Kepolisian (Polsek setempat)** yang ikut menjaga kondusivitas kamtibmas.
Menariknya, dalam kunjungan ini tim perwakilan dari DPMD Kabupaten Serang tidak hanya fokus mengecek urusan kebersihan dan data administrasi. Mereka secara khusus menitipkan pesan edukatif bagi masa depan desa, dengan **mengimbau keras agar anak-anak di Desa Lebak Kepuh jangan sampai ada yang putus sekolah**. Pihak DPMD menekankan bahwa ilmu dan pengetahuan yang cukup sangat penting bagi modal masa depan generasi muda agar mampu mengelola potensi desa ke arah yang lebih maju dan modern.
Foto: Perwakilan pejabat dari Pemerintah Kabupaten Serang saat memberikan pemaparan dan arahan program kerja kelembagaan desa.
Harapan Warga: Semoga Pemkab Serang Melalui Dinkes dan DPMD Realisasikan Ambulans Desa
Di sela-sela wawancara lapangan bersama tim monitoring kabupaten, muncul satu harapan besar dari pemerintah desa dan warga. Mengingat jarak rujukan medis yang cukup jauh, **Desa Lebak Kepuh saat ini sangat membutuhkan adanya fasilitas ambulans desa** untuk menunjang layanan kesehatan darurat.
Melalui momentum BBGRM ini, warga menaruh harapan besar kepada **Pemerintah Kabupaten Serang, khususnya melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD)**, agar usulan pengadaan ambulans desa ini dapat segera diakomodir dan terealisasi. Keberadaan fasilitas ini dinilai krusial sebagai penyelamat pertama darurat medis bagi ibu melahirkan, lansia, dan warga yang membutuhkan rujukan cepat.
Pesan dan Imbauan dari Pak Kades Saefudin
"Tertib data administrasi melalui dokumen SK dan penguatan BUMDes adalah modal utama tata kelola desa kita. Namun, itu semua harus diimbangi dengan aksi nyata. Dukungan langsung dari perwakilan DPMD, Disdukcapil, Dinkes, dan jajaran Kepolisian menjadi bukti kalau langkah kita sudah di jalur yang benar. Kami sangat berharap permohonan ambulans desa ini didengar dan direalisasikan oleh Pemerintah Kabupaten Serang lewat Dinkes dan DPMD. Sambil menunggu harapan itu wujud, mari kita konsisten menjaga ilmu pengetahuan dan kebersihan lingkungan dimulai dari depan rumah masing-masing demi kemajuan Desa Lebak Kepuh."
— Saefudin, Kepala Desa Lebak Kepuh.
0 Komentar
Sampaikan tanggapan, pertanyaan, atau pengalaman Anda secara bijak dan sopan.